REVIEW BUKU : Novel Kim Ji-Yeong Lahir Tahun 1982

by - Juli 21, 2020

Judul : Kim Ji-Yeong Lahir Tahun 1982
Penulis : Cho Nam-Joo
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman : 191

Gambar oleh : Widya Novi Susanti

"Kim Ji-Yeong selalu berhati hati, menentukan pilihan dengan jujur, dan berusaha sebaik mungkin melakukan apa yang sudah dipilihnya. Menurutku ia pantas dihargai dan didukung. Kita seharusnya diberi lebih banyak peluang dan pilihan." - Cho Nam-Joo

KIM JI-YEONG

Kim Ji-Yeong adalah perwakilan seluruh kehidupan para perempuan pada saat itu. Terutama di negara yang menganut sistem patriarki. Anak perempuan bukanlah harapan atau kebanggaan sebuah keluarga. Sebaliknya, anak laki-laki lah yang menjadi harapan setiap keluarga, kebanggaan, kunci suksesnya kehidupan keluarga, segalanya. Malah ada yang memilih untuk menggugurkan kandungannya, jika ketahuan bahwa anak yang dikandungnya adalah perempuan.

Membaca buku ini membuatku berpikir bahwa gender dari sejak dulu sudah menjadi penyebab retaknya hubungan sosial masyarakat, bagaimana realita yang dihadapi oleh para perempuan yang sudah menikah, perempuan dianggap hanya bisa menjadi ibu rumah tangga dari pada mengejar karir, dan betapa besarnya peran keluarga terhadap kehidupan kita.

Kim Ji-Yeong berusaha menyuarakan apa yang ia rasakan kepada setiap orang dalam hidupnya, yang dengan kentaranya melakukan "kewajaran yang tidak adil". Tapi, bisa apa lagi ? Suaranya tercekat sebatas keluhan semata, tapi batinnya hidup dengan penolakan yang nyata.


Kamu, perempuan, pasti kecewa dan bertanya tanya kenapa seorang Kim Ji-Yeong harus hidup pada masa itu ? Kenapa ia tidak berani bersuara lagi ? Kenapa ia mau hidup seperti itu ?.

Buku ini tidak hanya harus membuka mata kita lebar-lebar tentang bagaimana selama ini secara terang-terangan perempuan dinomorduakan setelah laki-laki. Seolah-olah nomor dua memang identitas milik perempuan. Tapi, kenapa gender menjadi penghalang dalam kehidupan sosial masyarakat ? Yang salah apa ? Tak sedikit perempuan menghempas mimpi dan harapan mereka ke jurang yang dalam hingga tak mungkin lagi untuk diraih.

Aku, perempuan Indonesia, dari sekian banyak perempuan yang dilahirkan di era dimana kesetaraan gender sudah menjadi sebuah keharusan. Aku yakin, sosok-sosok Kim Ji-Yeong saat ini lebih mampu mewujudkan mimpi dan harapan mereka, tanpa ada batas atau pun penghalang. Semangat perempuan Indonesia :)


Sebelumya telah diposting pda gubuk Informasi

You May Also Like

0 Comments